­

Mendidik Anak Mencintai Al Quran Sejak Dini ( 1)

21:41

Assalamua'laykum , ummi ... boleh nanya ya ? Bagaimana caranya agar anak kita mencintai Al Quran ? Suka membaca Al Quran ? 






Sahabat-Q,
Pertanyaan di atas seringkali ditanyakan padaku .
Biasanya yang bertanya seperti ini adalah ibu-ibu yang menyekolahkan anaknya di sekolah umum seperti diriku. 

Ya , untuk ibu-ibu yang telah memilih menyekolahkan anaknya di pesantren atau sekolah - sekolah ber label islam , sepertinya hal ini sudah tak perlu ditanyakan lagi . 

Seperti yang pernah kuungkap pada tulisan "Menjaga Fitrah Anak Kita" , bahwa pada dasarnya setiap anak itu memiliki fitrah dekat dengan Rabbnya. Suka hal-hal yang Rabbani. 

Jika fitrah rabbani anak ini sudah sejak awal kita sadari , mungkin kita sudah mempersiapkan penjagaan fitrahnya  pula sejak awal . 

Sejak dalam kandungan , kita akan sering sering perdengarkan lantunan ayat-ayat suci Al Quran. Lalu pada saat ia lahir , bayi , balita , kanak-kanak ... teruuuus saja kita jaga kedekatannya dengan Al Quran .Jika demikian , insyaAllah anak kita akan akrab dengan Al Quran. 

Yang jadi pertanyaan mungkin , Bagaimana jika ternyata kita telah lalai ,yang menyebabkan anak kita mulai menjauh dari fitrahnya. Anak tidak lagi suka beribadah , tidak lagi suka membaca Al Quran , apalagi menghafalnya . Apa yang harus kita lakukan ?

Pertama, tentu saja kita beristighfar kepada Allah untuk kelalaian kita selama ini.
Kedua  , segera kita 
lakukan upaya perbaikan pada cara-cara kita mendidik anak.
Ketiga , kita banyak berdoa pada A
llah . Mohon bimbinganNya dan pertolonganNya agar dimudahkan dalam mendidik anak-anak kita. 

Pertama, Kedua , dan Ketiga harus selalu kita lakukan sekaligus. Dan terus menerus.

Untuk point pertama dan ketiga tidak usah kita bahas pada tulisan ini ya, langsung point yang kedua aja. 
Upaya mengemba
likan  fitrah anak harus kita lakukan dengan penuh kesabaran. Karena tiap anak  berbeda-beda . Yang terpenting adalah membangun motivasi pada diri anak untuk mencintai Rabbnya. 

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan ; diantaranya :

1. Bercerita / Mendongeng 
    Sering-seringlah membersamai anak. Alokasikan waktu khusus untuk anak kita. 
    Berikan waktu utama untuk mereka , jangan waktu sisa atau sampingan . 
"
[Apa itu waktu sisa ? yaitu, waktu disaat kita sudah amat lelah setelah menghabiskan energi mengerjakan banyak hal . Seperti HP yang udah lowbatt 
Apa itu waktu sampingan ? meski kadang bunda seharian di rumah, katanya berkantor di rumah agar selalu bersama anak. Eh , jika dalam fikirannya ada hal utama yang lain , misal bisnis onlen , yah anak dapat waktu sampingan. Menjawab pertanyaan anak , sambil cetutcetut HP, sambil klik-klik komputer(internet). hihihi "]

Dalam kegembiraan bersama ,   kita bisa sampaikan pelajaran -pelajaran keimanan melalui cerita penuh hikmah . Cerita bisa dikarang sendiri atau dengan bantuan buku-buku . 
Ketika Anak semakin mengenal Tuhannya , akan tumbuh pula kecintaannya. Jika ia telah mencintai Tuhannya , maka akan mudah baginya melakukan ibadah-ibadah yang diperintahkan Allah swt.  

2. Beri Contoh ( Biarkan anak melihat dan meniru)
    Anak-anak lebih mudah melakukan apa yang dilihat ketimbang apa yang dikatakan .
    
Misalnya nih , bunda menyuruh anak untuk segera sholat maghrib padahal bundanya sendiri masih asyik di depan TV memegang remote. Hehehe :D
Bandingkan dengan Bunda yang mengajak anak sho
lat, tapi bundanya udah siap diatas sajadah , menunggu waktu sholat.

Begitu pun dengan membaca Al Quran . 
Jika anak disuruh-suruh membaca Al Quran , sementara bundanya tidak, mungkin saja anaknya mau dan rajin membaca Al Quran . Tapi sulit untuk terbangun rasa cinta pada Al Quran pada diri anak . 
Ah iya, ada hal khusus yang mungkin kebanyakan orang tua ,kurang menyadari . 
Bahwa anak-anak itu sangat suka "suara ayah ibunya "   
Karena suara-suara ayah ibunya lah yang pertama ia dengar ketika ia lahir kedunia. Suara-suara yang mnyambut  dirinya dengan penuh cinta. 

Daripada menyetel kaset/CD murottal syekh-syekh terkenal  (tapi boleh-boleh aja sih ), akan lebih baik jika ayah bunda saja yang mengaji. Biarkan anak-anak mendengarkannya . Kalau perlu direkam. Dan bisa diputar ulang  ketika  anak- anak  menjelang tidur. Hal ini akan jadi memori indah bagi mereka. Percaya deh ^_^

[Sahabat, itu yang kulakukan. Aku mengaji, suaraku kurekam pake HP aja. Pada saat anak-anak beranjak tidur , kuputar ulang rekamannya. Hingga mereka tertidur. Suara ngajiku sebagai pengganti lagu nina bobok] 

Perlu juga senantiasa kita ceritakan pada anak ( dengan bahasa mereka) bahwa Al Quran itu adalah surat cintaNya Allah untuk hamba-hamba yang Dia sayang. Semakin sering kita baca, semakin sayang Allah sama kita.  

Sahabat-Q , kayaknya harus bersambung nih ... 
Sekian dulu ya :)





Senin , 20 Mei 2013 21:00
*) ditulis dalam keheningan malam diiringi lantunan ayat-ayat suci Al Quran dari kamar-kamar anak-anakku . Terimakasih Ya Allah . 



You Might Also Like

3 komentar

  1. Sahabat-sahabat-Q , yuk tinggalin jejak di blog ini ya.Kritik dan saran yang membangun. Makasih ya sebelumnya. ^_^

    ReplyDelete
  2. i like it. blognya inspiratif bu, alhamdulillah meskipun baru sudah bisa mencerahkan. salam semangat

    ReplyDelete
  3. Terimakasih banyak apresiasinya bu Arin. Iya saya masih newcomer nih di blogger. Mesti belajar banyak ma bu Arin nih. :)

    ReplyDelete

Subscribe