Berbakti dan Silaturrahim
17:06
Berbakti
dan Silaturrahim
البر والصلة : باب
عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه
ـ قال : " سألت النبي ـ صلى الله
عليه وسلم ـ أي العمل أحب إلى الله ـ عز وجل ؟
قال : الصلاة
على وقتها . قال : ثم أي ؟ قال : ثم بر الوالدين ـ قال : ثم أي ؟ قال
الجهاد في سبيل الله . قال : حدثني بهم ، لو
استزدته لزادني " .
رواه البخاري .
Dari Abdullah bin masud-ra-berkata,aku bertanya kepada nabi saw-amal apakah
yang lebih dicintai Allah Azza wa Jalla? Rosul menjawab:sholat tepat pada
waktunya, Abdullah bin masud bertanya lagi:kemudian apa? Rosul menjawab :berbakti
kepada orang tua, Abdullah bin masud bertanya lagi:kemudian apa lagi? Rosul
menjawab,jihad dijalan Alloh,berkata abdullah : telah menceritakan
shahabat-shahabat kepadaku,seandainya engkau meminta tambahan amal pasti akan ditambahkan kepadaku”.(H.R.Bukhori.)
1. Kandungan hadits
“والأدب adalah menjadikan akhlak agar mulia, atau menjadikan ucapan dan
perbuatan menjadi terpuji’ atau berpendirian
yang disertai dengan akhlak yang dipandang baik,oleh karena itu:hormati
orang diatas kamu dan sayangi orang di bawah kamu.
Dan berbakti kepada
kedua orang tua serta sillaturrahmi hukumnya wajib
والبر : amal
kebaikan yang mendorong pelakunya masuk ke surga. dan silaturrahim : yang
tertinggi saling menghormati satu dengan yang lain dan yang paling rendah tidak
berkunjung.
Imam Qurtubi
berkata : - الرحم : nama untuk semua
kerabat dekat, tidak dibedakan antara muhrim dengan bukan muhrim.
(dari Abdullloh
bin masud-ra-: beliau adalah salah satu ahli fiqih dikalangan shahabat,dan
telah syahid di perang badr,dan semua shahabat menyaksikannya, Abdulloh bin Mas’ud
berkata : aku bertanya kepada rasul saw. maka aku mengatakan :”amal apa yang
paling dicintai Allah-Azza wa Jalla.nabi menjawab :(sholat pada waktunya), sholat
di awal waktu itu lebih utama,ketika abu daud,tirmidzi dan hakim dari ummu farwah
ra meriwayatkan-bahwasannya rosulullah saw bersabda (amal-mal yang paling utama
adalah sholat pada waktunya),abdulloh berkata, aku mengatakan : wahai
rosulullah “kemudian amal apa setelah mengerjakan sholat pada waktunya-yang
lebih dicintai Allah Azza wa jalla? rasul
menjawab :”kemudian berbakti kepada kedua orang tua”dengan cara yang baik
kepada keduanya,berbuat baik kepada keduanya dan membuat keduanya merasa
senang.dan sungguh Allah telah berfirman :
”Dan kami
wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada kedua orang ibu
bapaknya." (QS.al-ankabut :8).
Imam Ahmad, Muslim, Tirmidzi telah meriwayatkan bahwasannya ummu saad bin abi waqos, Hamnah binti sufyan bin umayyah,beliau adalah anak paman abi sufyan bin umayyah-aku bersumpah tidak berbicara kepada saad selamanya sampai dia kafir terhadap agamanya,hamnah berkata kepada saad : aku menduga bahwasannya Alloh telah berwasiat agar berbakti kepada kedua orang tua,maka saya ini adalah ibu kamu,dan aku menyuruh kamu dengan perintah ini,maka turun ayat “wawashoinal insana biwaliaihi husna”maksudnya,diperintahkan kepada kami agar berbuat baik kepada kedua orang tua,
Dan sempurnanya
ayat ini,dari QS.al-ankabut : 8,”dan jika keduanya memaksamu untuk
mempersekutukan aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu,maka janganlah
kamu mengikuti keduanya.Hanya kepadakulah kembalimu,lalu aku kabarkan kepadamu
apa yang telah kamu kerjakan”.
Maka jelaslah
ayat ini merupakan wasiat kepada kedua orang tua dan perintah menta’atinya
sekalipun keduanya kafir,kecuali apabila keduanya memerintahkan perbuatan
syirik,seperti yang terjadi kepada ibunya saad kepada saad,maka wajib tdk
menta’ati pada yang demikian itu.
Pada ayat ini-terdapat penjelasan alangkah indahnya ayat selain dari
pada itu,seperti dalam hadits ttg bab perintah berbakti kepada kedua orang tua
maka sesungguhnya bab itu sifatnya umum yang dijelaskan pada ayat ini.
Telah meriwayatkan
bukhori,muslim,abu daud,nasa’I : dari Ali ra,sesungguhnya Rasulullah
saw.bersabda: tidak ada keta’atan bagi seseorang dalam ma’siat kepada
Allah,sesungguhnya taat itu dalam kebaikan.”
Dan imam ahmad,hakim,dari imron dan
hakim bin umar al-ghifari,ra-sesungguhnya rasulullah saw-bersabda ;” tidak ada
keta’atan kepada makhluk dalam ma’siat kepada kholik”dan dimasukkan dalam
kategori,berbuat baik kepada orang tua-berbuat baik kepada teman-seperti dalam
kitab bukhori muslim,dan ungkapan sa’ ir
dalam sastra arab :
أكرم خليل أبيك حيث لقيته ولقد عققت أباك إن لم تفعل
“mulyakan oleh mu teman bapakmu di
mana saja kamu bertemu dengannya,dan sungguh engkau telah menyakiti (durhaka)
bapakmu jika engkau tidak melakukannya.”
وقال سفيان بن عُيينة في قوله تعالى : } أن اشكر لي ولوالديك { ([1])
: " من صلى الصلوات الخمس ـ فقد شكر
لله ، ومن دعا لوالديه عقب الصلوات ـ فقد شكر لهم
Berkata Sufyan bin uyainah,dalam
firman Allah swt :”bersyukurlah kepadaku dan kedua orang tuamu”:barang siapa
yang sholat lima
waktu-maka sungguh telah bersyukur kepada Allah,dan barangsiapa yang mengajak
kepada kedua orang tua mengikuti sholat-maka telah bersyukur kepada keduanya.
Abdulloh berkata :aku
bertanya:kemudian apa? Rasulullah saw menjawab “jihad di jalan Allah Azza wa
Jalla.
Dan diantara jihad di jalan
Allah-jihad membela tanah air,dan menetapnya seseorang hingga leluasa beribadah
kepada Allah-dan dirinya,keluarganya,kehormatannya dan hartanya merasa aman.dan
mendahulukan berbakti kepada orang tua adalah jihad,karena orang yang berbakti
kepada orang tua adalah meminta izin kepada keduanya dalam jihad,karena ada
ketetapan larangan berjihad tanpa izin orang tua,dan demikian juga orang yang
merawat orang tua-dipandang berbuat baik kepadanya.
Abdullah berkata :”rasulullah telah
menceritakan kepadaku tentang “fadhilah”
:dengan memberikan jawaban sebanyak tiga yang terdapat dalam hadits,dan dalam
ungkapan ini adalah batasan,dan penguat terhadap jawaban ini,dan faidah
bahwasannya Abdullah bin mas’ud ra dia itu adalah orang yang menghibur dirinya
dengan pertanyaan itu dan mendengarkan sendiri jawaban dari rasulullah saw.
Abdullah berkata-ra-seandainya aku
meminta tambah kepada rasulullah saw.dari jenis amalan ini.yaitu utamanya
urutan-urutan amal atau secara mutlak masalah-masalah yang dibutuhkan niscaya
beliau akan menambahkan kepadaku.
Qostulani
menyebutkan dalam sarah bukhori,bahwasannya bermaca-macam bentuk terhadap apa
yang telah datang dalam dalam kitab iman seperti memberikan makan adalah
sebaik-baiknya amal,dan sesungguhnya amal yang paling dicintai Allah adalah
yang terus menerus,dan seperti juga
dengan ungkapan di sini,sesungguhnya sebaik-baiknya amal dan paling dicintai
Allah adalah sholat pada waktunya.
Dan aku
mengatakan,sesungguhnya jawaban itu berbeda tergantung situasi oran g yasng bertanya,maka rasulullah
saw mengatakan-setiap kelompok tergantung kepada apa yang mereka butuhkan,atau
terhadap apa yang mereka sukai,atau terhadap apa yang mereka anggap layak,atau
adanya perbedaan dengan bermacam-macam perbedaan waktu : agar amal yang ada
pada waktu itu lebih afdhol dari amal-amal yang lain,maka sungguh jihad itu
pada awal islam adalah amalan yang paling utama.dan sesungguhnya jihad
merupakan sarana untuk menegakkannya dan mungkin juga dalam melaksanakannya dan
nas-nas telah membuat bahwa sholat itu lebih utama daripada shodaqoh dan
bersama itu di lain waktu sangat penting sekali dengan adanya shodaqoh lebih
utama,atau kata “lebih utama” bukanlah pada babnya,seperti bab pekerjaan yang
utama,bahkan yang dimaksud keutamaan secara mutlak,maka adapun yang dimaksud
diantara amal-amal yang utama maka itulah yang dimaksud.yang dimaksud
amalan-malan fisik maka tidak bertentangan dengan hadits : dari abu khurairah
ra.bahwasanya rasulullah saw-ditanya : amal apa yang paling utama ? maka rasul
menjawab “iman kepada Allah dan rasulnya”.di tanya lagi kemudian apa ? beliau menjawab
jihad di jalan Allah,ditanya lagi : kemudian apa ? beliau menjawab haji
mabrur.HR.Bukhori dalam shohihnya.
Faidah yang
dapat diambil dari hadits ini sebagai berikut :
- keutamaan melakukan sholat pada
waktunya,dan awal waktu lebih utama dari waktu mengiringinya.dan demikian
juga tiap bagian dari waktu lebih utama dari pada yang
sesudahnya,begitulah sampai akhir waktu.
- keutamaan berbuat baik kepada
orang tua.dan salah satu faidahnya besarnya pahala,karenanya di dahulukan
dalam hadits daripada jihad.
- Keutamaan jihad di jalan
Allah.firman Allah swt.
sumber : catatan liqo
0 komentar