­

Lapis - lapis Keberkahan ; episode Dakwah (1)

09:40

Bismillahirrahmaanirrahiim



Alhamdulillah ..
Sungguh bersyukur hari ini diberi nikmat Allah mencicipi ilmuNya lewat tausiyah Ustaz Salim A.Fillah , pengarang buku best seller LAPIS LAPIS KEBERKAHAN.

Dan saya ingin berbagi kenikmatan tersebut dengan sahabat-sahabat tercinta,beberapa hal yang sempat saya rekam dalam catatan .

Ustaz Salim  bertutur...

Sahabat-sahabat Nabi Muhammad saw adalah pribadi pribadi yang luar biasa. Sejarah telah mencatat ketangguhan mereka dalam cobaan iman .
Namun ada juga masa masa dimana para sahabat , para pejuang dakwah ilallah ini, merasakan kata Berat .Sempit . Payah .
( manusiawi kan ya  )
Nah pada kondisi seperti itu mereka meminta penghiburan dari Rasulullah saw.
Lalu Rasul membacakan surat Yusuf . ( Surat Yusuf ???)

Ya. Surat Yusuf adalah Kisah yang paling baik.
Itu Allah yang mengatakan . Dalam QS 12: 3
" Dan Kami ceritakan padamu (Muhammad ) kisah yang paling baik ..."

(Sahabat-sahabat ... sudah tau kan ya kisah nabi yusuf ? Yang dibenci oleh Saudara2 nya , lalu diceburin ke sumur, lalu ditolong kabilah ...tapi di jadikan budak , lalu di fitnah , dipenjara, ...tapi endingnya ..kelak ia menjadi pemimpin besar di Mesir . Dan bisa kembali bertemu ayahanda tercinta .MasyaAllah ... memang kisah yang luarbiasa dari perjalanan hidup seorang anak manusia. -pen)

Saat para sahabat mengalami masa-masa berat, dan saat Rasulullah membacakan kisah Nabi Yusuf ini, serta merta mereka merasa KUAT.
Ah , apa yang kita alami ini belum seberapa ... Jalan menuju kesuksesan dakwah masih harus dilalui . Masa depan indah menanti disana .
Begitulah .
Kisah Nabi Yusuf berkah bagi pejuang pejuang dakwah.
Imam Hasan al Basri pun selalu membaca surat Yusuf berulang ulang manakala ia merasa berat menapaki jalan dakwah yang terus mendaki.
Subhannallah.


Sahabat ,
Keberkahan luarbiasa bisa kita temukan dalam surat Yusuf (12) : 108
"Katakanlah (Muhammad) , ' Inilah jalanku , Aku dan orang-orang yang mengikutiku, mengajak kamu kepada Allah, dengan yakin. Mahasuci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang yang musyrik '"


Ini keberkahan untuk para pelaku /pejuang dakwah .
Bagaimana itu ?



  1. Hazihi Sabilii ( Inilah Jalanku . Jalan Dakwah )
Jalan Dakwah itu ...jalan yang  panjang, yang sedikit dan yang  banyak .   :)
Panjang waktunya. Sedikit orang yang mau melaluinya dan Banyak rintangan/ujiannya.

Sedikit orang yang mau melalui jalan dakwah ini dikatakan UMMAT TERBAIK. Khoiru ummah. 
Nabi menyebutkan ... umatnya. Umat yang paling akhir ...namun paling awal pula. 

Maksudnya,  berada di paling akhir jaman ... Namun kelak paling awal masuk ke syurga. 
( allahumma aamiin... nyimak tausiyah sambil mberebes mili.ngarepdotcom hiks)


2. Ad da'u ilallah  ( Dai yang menyeru kepada Allah )

Hakikatnya ...dakwah itu adalah kewajiban setiap orang dari umat Muhammad. Karena tidak harus dengan mimbar dan berceramah . Sekedar mengajak ikut taklim pun itu namanya dakwah.

Dikisahkan pula di dalam al Quran sosok yang luarbiasa. Seseorang yang memiliki hati sejati seorang dai. Meski ia tak pandai berceramah. 

Disebutkan dalam surat Yasin  (36) : 20
"Dan datanglah dari ujung kota , seorang laki-laki dengan bergegas-gegas, ia berkata :" Hai kaumku , ikutilah utusan-utusan Allah ini . Ikutila orang yang tidak meminta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang- orang yang mendapat petunjuk "


Konon , dalam kitab sirah diketahui nama seorang laki-laki tersebut adalah Habib bin Surya an Najjah. Dia seorang yang dai sejati.  Dia menginginkan dan mengkhawatirkan apa apa untuk saudaranya ( kaumnya ) seperti teruntuk dirinya sendiri. 

Dikisahkan dalam al Quran , ia dimasukkan Allah kedalam syurga. Bahkan setelah di syurga pun dia masih memikirkan kaumnya. Dia menginginkan kaumnya masuk syurga juga.  

QS Yasin (36) : 26
" Dikatakan (kepadanya) : 'Masuklah kamu ke surga '. Ia berkata ;' alangkah baiknya sekiranya kaumku mengetahui '"

MasyaAllah ...masya Allah... 

Habib bukanlah seorang Nabi , bukan pula seorang penceramah . Dia seorang biasa yang selalu memikirkan kebaikan untuk  orang lain seperti untuk dirinya sendiri. 
Dialah dai sejati.
Dakwah nya sungguh berkah. 
Mengajak manusia semata-mata kepada Allah . Bukan kepada dirinya atau golongannya. 



3. Ala Bashirah ( Atas Hujjah yang nyata  (ilmu ))

Seorang dai , dalam berdakwah haruslah dengan ilmu.Dengan hujjah yang nyata. Bukan denga keajaiban-keajaiban atau kesaktian-kesaktian.

Orang -orang kafir bertanya , bagaimana mungkin Allah akan membangkitkan mereka setelah mati. Wong dah hancur jadi tulang koq. Jadi debu. 
Dijawab. Tulang dan debu itu ada, Bahkan Allah mampu menghidupkan dari yang tidak ada ... apalagi dari yang ada. 

Itulah hujjah. Ilmu.

Kisah lain. 
Ada seorang wanita shahabiyah berpenyakit ayan. Datang pada Rasululah , minta didoakan agar sembuh. Dia malu jika saat kambuh, auratnya terbuka . 

Bagaimana jawaban Rasulullah ?
Rasul menawarkan kepadanya... Didoakan lalu sembuh . Atau kah ia  mau bersabar dengan sakitnya ... lalu balasannya SURGA. 

Wanita shahabiyah itu memilih yang kedua. Bersabar dan mendapat syurga. 

Inilah kaidah dakwah . Bahwa berislam itu ada amal yang berbalas syurga. 
Bukan keajaiban-keajaiban.

Maka wahai para dai, ILMUilah bahwa TIDAK ADA ILAH SELAIN ALLAH. 

Ilustrasi : 
Sedekah dibalas 10x ! 
Harus dipahami ...bahwa balasan Allah itu nanti . Di yaumil akhir. 
Jika didunia berefek dapet rejeki 10 x dari yang telah disedekahkan ...sesungguhnya itu bukan balasan . Tapi ujian rejeki  level berikut nya. 


Ada kisah luar biasa... tampak nya keajaiban . Tapi setelah diilmui .. ada sesuatu yang lebih dari sekedar keajaiban. 
Itulah kisah pada perang khandak. 

Saat Rasulullah dan 3000 sahabat sedang menggali parit di musim paceklik. Jabir mendapati bahwa Rasulullah telah mengganjal perutnya dengan batu. Jabir begitu tersentuh hatinya. Malu.
Ia menyuruh istrinya memasak sesuatu . Setelahnya ... Jabir berbisik kepada Rasulullah ..untuk mampir ke rumahnya. Menikmati hidangan . Menghilangkan lapar. 
Rasulullah tersenyum. 
Lalu berseru kepada 3000 orang muslim yang sedang menggali parit, bahwa Jabir telah mengundang mereka semua untuk makan di rumahnya. 

(Alamak ! Kaget kali lah tuh sahabat Jabir ya . Bagaimana tidak ... hidangan cuma cukup utk seorang Muhammad . Tapi yang diundang 3000!)

Jabir pucat pasi. Tapi Nabi menyuruhnya tenang. Nabi meminta kaum mukmin masuk 10 per 10 orang. Nabi melayani mereka dengan menyendok kan masakan dari wadahnya. 

Jabir dan istrinya menyaksikan dengan penuh rasa cemas. 
Ajaib. Makanan yang sesungguhnya cuma cukup utk seorang saja. Namun ternyata cukup untuk 3000 orang . 
Ajaib ?
Ini memang mukjijat Nabi. 
Dalam islam memang banyak keajaiban keajaiban juga. Namun sesungguhnya dalam kacamata seorang dai ...ada pelajaran lain dari sekedar keajaiban. 
Yaitu :
SATU .... Bahwa Nabi , seorang dai yang selalu memikirkan orang lain. Mendahulukan orang lain. Ia tidak menikmati sodoran kenikmatan untuk dirinya sendiri. 
DUA.....  Bahwa Nabi , seorang dai yang selalu siap melayani mad'u mad'u nya ... Ia tidak minta dilayani. 

Inilah ilmu bagi dai. 
Iman yang didasarkan pada ilmu lebih kuat mengikat ketimbang iman yang didasarkan pada kekaguman dari keajaiban keajaiban.

Sekali lagi.... Seorang DAI harus ber ilmu. 
( yoo yoo... semangat menuntut ilmu yooo.....yuk belajar )



4. Ana wa manit taba'ani  ( Aku dan pengikutku ->  JAMAAH)

Tadi dah disebut bahwa iman yang diperoleh dari pemahaman /ilmu lebih kuat mengikat . UTUH. 
Sebaliknya iman yang didapat dari keajaiban-keajaiban .. lemah tidak utuh .
Kita bisa liat perbedaan besar ini pada umat nabi Muhammad dan umat Nabi Musa. 
Iman dari umat Muhammad berdasarkan ilmu... imannya utuh. Mereka menyatu dengan pemimpinnya , Nabi Muhammad. 

Nabi Muhammad selalu berkata pada sahabat2nya, LAA TAHZAN . ALLAHU MA'ANAA.
Allah bersama KITA. 
Menyatu dalam jamaah.

Tapi umat nabi Musa.. yang beriman denga keajaiban-keajaiban .. tongkat jadi ular ..laut terbelah .. iman mereka gampang goyah bahkan dengan sebab patung sapi. 
Dan Nabi Musa berkata pada mereka ...

QS Ash Shu'ara : 62 
" Musa menjawab :' Sekali kali tidak akan tersusul, sesungguhnya Tuhanku besertaku . "

Tidak ada kesatuan hati antara nabi musa dan umatnya ( bani israil) . 

Sahabat , ada cerita luarbiasa lain tentang kesatuan hati. 

KESATUAN HATI ORANG-ORANG BERIMAN DALAM SEBUAH JAMAAH MAMPU MENGALAHKAN KEAJAIBAN / MUKJIJAT PARA NABI . 


(Gak caya ? hmm kita simak kisah serunya pada tulisan berikut nya ya ... 
hehehe ..tapi besok ya  penulis mau nyuci dulu nih . permisiiii ) 


* bersambung 










You Might Also Like

0 komentar

Subscribe